Kamis, 04 April 2013

budaya lokal yang menghambat indonesia untuk maju

Menurut saya, Kegiatan yang sering dilakukan secara terus menerus hingga turun-menurun, dapat di katakan sebagai budaya.Karena Indonesia merupakan Negara kepulauan, hal ini membuat Indonesia memiliki budaya-budaya tradisional yang beraneka ragam. Karena semakin cepatnya perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan (IPTEK) banyak kebudayaan-kebudayaan yang di dianggap menghambat kemajuan indonesia. Berikut beberapa kebudayaan yang dianggap menghambat kemajuan Indonesia dan beberapa alasannya.

1. Ketidak disiplinan setiap individu
Mungkin sejak sekolah dasar kita telah di ajarkan tentang kedisiplinan, tetapi kita sering tidak menghiraukannya. Padahal pentingnya kedisiplinan itu sangatlah penting. Contohnya seperti disiplin di jalan raya, karena jika kita tidak disiplin dapat menimbulkan masalah di jalan atau disiplin dalam waktu, mayoritas masyarakat Indonesia saat ini sering mengabaikan betapa pentingnya waktu yang terbuang jika kita tidak disiplin dalam waktu.

2. Menganggap barang import/luar negri lebih bagus
Selain dapat menghambat kreativitas, hal ini juga dapat menghambat pertumbuhan ekonomi masyarakat.Padahal produk local tidak kalah bagus dengan produk import.

3. Di tinggalkannya permainan tradisional
Karena perkembangan teknologi yang semakin maju, banyak anak-anak zaman sekarang yang tidak mengetahui permainan tradisional dan lebih memilih permainan yang menggunakan teknologidan online. Padahal permainan tradisional bisa menumbuhkan sikap saling toleransi dan tenggang rasa.Hal ini menyebabkan anak-anak menjadi tidak memperhatikan lingkungan sekitar dan bersikap egois.

4. Berhutang dan penggunaan kartu kredit
Mungkin saat ini bukan hal yang asing lagi membayar barang atau kebutuhan sehari-hari dengan kartu kredit, hal ini bukan hanya di lakukan bagi kalangan atas dan elit. Bahkan bagi kalangan menengah hal ini merupakan gaya hidup. Padahal, hal ini menyebabkan sikap konsumtif terhadap barang-barang yang tidak terlalu di butuhkan. Sebenarnya banyak kejadian dari para pengguna kartu kredit yang tidak dapat membayar tagihannya sehingga berurusan dengan hokum atau dengan depcolector bank yang bersangkutan.

5. Mencontek
Tidak dapat di pungkiri, kita pasti pernah melakukkan hal yang satu ini, yaitu mencontek. Mungkin hal ini dianggap “wajar” jika tidak ketahuan. Padahal kebiasaan ini sangatlah berbahaya jika dilakukan terus menerus, kenapa? Karena hal ini dapat menimbulkan rasa ketidak percayaan padadiri sendiri.Bagaimana dapat bersaing dengan Negara lain jika tidakada rasa kepercayaan pada diri sendiri?

6. Berwajah dua
Berwajah dua atau bahasa kasarnya penjilat, biasanya terjadi jika seseorang ingin mendapatkan sesuatu tanpa susah payah dan mengorbankan orang lain untuk melancarkan usahanya. Biasanya orang ini akan mendekati orang yang pendidikan atau jabatannya lebih tinggi.

7. Menghalalkan berbagai cara
Hal ini merupakan budaya yang sangat buruk, karena hal ini merugikan orang lain. Biasanya budaya ini menganggap uang adalah segalanya, sehingga mereka berbuat sesuka hati untuk memuaskan diri mereka sendiri dengan menghalalkan berbagai cara. Contonya, ada seseorang yang melanggar suatu peraturan sehingga ia harus mendapatkan hukuman, tetapi ia memberikan sejumlah uang untuk dapat bebas.

8. Korupsi
Hmm, kalau budaya yang ini memang harus dan wajib di hilangkan. Selain menimbulkan kerugian dan hanya menguntungkan diri. Pelakunya juga harus di hokum seberat-beratnya karena telah mengambil hak orang lain. Korupsi jugabukan hanya dengan uang, tetapi waktu.Sikap korupsi terjadi karena hal-haldiatas.Jadi, untuk menghilangkan sikap korupsi, kita harus menghilangkan budaya –budaya yang di atas dulu.

Mungkin sekian pendapat dari saya, tapi kita semua punya pemikiran masing-masing.Sehingga dapat menyelesaikan masalah kebudayaan yang seharusnya tidak terjadi.Jadi, tetap berusaha untuk merubah kebiasaan yang menjadi budaya dalam diri kita masing-masing. Kurang lebihnya saya mohon maaf.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar