Rabu, 17 Oktober 2012

penduduk, masyarakat dan kebudayaan

  •   penduduk,masyarakat, dan kebudayaan

 Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan adalah 3 bagian kehidupan yang tidak terpisahkan. Penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu, sedangkan masyarakat menurut R. Linton adalah setiap kelompok manusia yang telah cukup lama hidup dan bekerjasama, sehingga mereka ini dapat mengorganisasikan dirinya berpikir tentang dirinya dalam kesatuan sosial dengan batas-batas tertentu. Ini berarti, masyarakat terbentuk karena adanya penduduk. Sedangkan budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat karena kebudayaan adalah sesuatu yang mempengaruhi tingkat pengetahuan, ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia ,berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
  •  KEPRIBADIAN DAN KEBUDAYAAN
Indonesia sebagai sebuah negara yang memiliki ribuan pulau dengan jutaan penduduk yang tersebar di seluruh pulau sudah pasti pula memiliki corak budaya yang beraneka ragam. Dari ragam corak budaya ini pula menghasilkan ragam kepribadian individu masyarakat Indonesia. Kepribadian sendiri adalahcorak tingkah laku sosial yang meliputi corak kekuatan, dorongan, keinginan,opini dan sikap yang melekat pada seseorang apabila berhubungan dengan oranglain atau menanggapi suatu keadaan.Sedangkan arti Kebudayaan menurut Kamus Umum Bahasa IndonesiaBadudu – Zain adalah
(1) segala sesuatu yang dilakukan oleh manusia sebagaihasil pemikiran dan akal budinya;
(2) peradaban sebagai hasil akal budi manusia;
(3) ilmu pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang dimanfaatkan untuk kehidupannya dan memberikan manfaat kepadanya.

Selanjutnya Koentjaraningrat dengan mengacu pada pendapat Kluckhohn menggolongkan unsur-unsur pokok yang ada pada tiap kebudayaan dunia, antara lain sebagai berikut :

1.Bahasa
2.Sistem pengetahuan
3.Organisasi social
4.Sistem peralatan hidup dan teknologi
5.Sistem mata pencaharian hidup
6.Sistem religi
7.Kesenian
Masyarakat dan kebudayaan merupakan perwujudan atau abstraksi perilaku manusia. Kepribadian juga akan mewujudkan perilaku manusia; perilaku manusia dapat dibedakan dari kepribadiannya karena kepribadian merupakan latar belakang perilaku yang ada dalam diri individu. Ketiga hal tersebut mencerminkan kepribadian seseorang tersebut. Contohnya: seseorang yang melihat perselisihan antara dua orang, hal yang mungkin muncul dalam diri orang tersebut adalah keinginan untuk menyelesaikan perselisihan tersebut dan kegiatannya atau perbuatan yang akan dilakukannya untuk menyelesaikanmasalah tersebut disebut tindakan.

Dari pengertian dan contah diatas, dapat disimpulkan bahwa kebudayaan yang muncul merupakan hasil dari pemikiran atau tingkah laku kepribadian seseorang atau suatu bangsa. Bila kepribadian seseorang atau suatu bangsa kuat, maka dia mungkin dapat membuat suatu kebudayan baru atau bahkan merubah kebudayaan lama. Kepribadian seseorang juga dipengaruhi oleh kebudayaan yang telah ada sebelumnya. Oleh karena itu, kebudayan dan kepribadian tidak dapat dipisahkan satu sama lainnya karena merupakan satu kesatuan. indonesia merupakan Negara kepulauan yang memiliki beraneka ragam kebudayaan. Berikut contoh kebudayaan yang ada di Indonesia :
tari andun(bengkulu)
suku nias (pantai barat sumatra)

tari serimpi(jawa tengah)
  •   Kebudayaan barat
Dewasa ini, kebudayaan Barat sudah mendominanisasi segala aspek. Segala hal selalu mengacu kepada Barat. Peradaban Barat telah menguasai dunia. Banyak perubahan-perubahan peradaban yang terjadi di penjuru dunia ini. Kebudayan barat saat ini sudah menjadi trendsetter di negara kita, mulai dari cara berpakaian, sikap dan tingkah laku, penampilan, dll.
Tetapi tidak dapat di pungkiri bahwa budaya barat juga membawa dampak yang baik dalam negara kita. Berikut dampak positive dan negative dari budaya barat :
Dampak positif yang dapat kita ambil dari kebudayaan barat misalnya:
a) Kemajuan teknologi mereka (orang-orang barat) yang sudah semakin maju dapat membantu kita memudahkan dalam melakukan pekerjaan sehari-hari dengan bantuan alat-alat elektronik canggih yang mereka ciptakan.


b) Dalam bidang politik, Negara barat cenderung menggunakan system demokrasi. Hal itu menginspirasikan pemerintahan Negara kita untuk mengunakan sitem pemerintahan yang terbuka dan demokratis.
c) Dalam bidang sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir mereka yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa barat yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa.
Sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan dari kebudayaan barat diantaranya:
a) Generasi muda sekarang lebih suka meniru gaya orang-orang barat, misalnya trend mode berbusana. Anak muda zaman sekarang lebih suka menggunakan barang-barang eksport dan berbusana yang minim-minim sehingga menyebabkan kurangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri.
b) Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.
c) pergaulan masyarakat barat yang bebas mulai memengaruhi budaya Indonesia yang sebelumya lebih beradab. Kebebasan yang kelewat batas itu sebenarnya tidak cocok dengan nilai-nilai kebudayaan kita. Misalnya saja free sex yang sekarang ini marak terjadi di Negara kita. Padahal hal itu sangat bertentangan dengan kebudayaan kita yang menjunjung tinggi norma kesusilaan.



d) Kurangnya rasa hormat tehadap orangtua dan tidak peduli terhadap lingkungan juga merupakan dampak yang ditimbulkan dari kebudayaan barat yang menganut kebebasan sehingga mereka bertindak sesuka hatinya.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa dibanding dampak positif yang dapat kita peroleh, kita malah lebih banyak mendapatkan dampak negatifnya. Oleh karena itu marilah kita antisipasi dampak negatif yang ditimbulkannya dengan mulai mencintai budaya negara kita sendiri. Toh, budaya tradisional kita juga tak kalah menarik dan bermartabatnya di kalangan dunia. Sehingga kita tidak akan kehilangan kepribadian bangsa. Selain itu, kita juga harus lebih selektif dalam menerima pengaruh dari kebudayaan barat. Sehingga tidak merusak jati diri kita sebagai Negara dengan budaya timurnya.
  • DAFTAR PUSTAKA
http://riend88.wordpress.com/2009/12/20/penduduk-masyarakat-dan-kebudayaan/
http://www.scribd.com/doc/24851035/Makalah-Kebudayaan-Dan-Kepribadian
http://ardiansyah-hidayat.blogspot.com/2011/12/kebudayaan-dan-kepribadian.html
http://deaseptianaputri.blogspot.com/2012/06/persebaran-bangsa-proto-melayu-dan.html
http://www.azamku.com/macam-macam-tarian-tradisional-indonesia.html
http://liaambar.wordpress.com/2010/10/12/dampak-kebudayaan-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar